Headline News

Category Archives: Berita Umum

tk bermain sambil belajar

Bermain Sambil Menulis, Membaca dan Berhitung

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU – Dunia anak adalah dunia bermain. Bermain merupakan kebutuhan setiap anak, setiap anak ingin selalu bermain. Kebutuhan akan permainan dan bermain sangatlah mutlak bagi perkembangan anak. Untuk itu, TK Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri selalu menerapkan permainan dalam kegiatan belajar mengajar.

Kali ini siswa-siswi kelas B1 TKIT Nurul Fikri melakukan kegiatan belajar membaca, menulis dan menghitung dengan berbagai permainan. Seperti belajar penjumlahan dengan media bermain pohon dadu dan media jari buatan. “Belajar konsep angka 1 sampai dengan 20 dengan media pizza,” ucap guru kelas B1, Rusliah, Selasa (14/3/2017).

Dalam setiap potongan pizza dihiasi polkadot dengan berbagai jumlah yang berbeda antara pizza satu dengan yang lain. lalu ditempel di tempat seperti pan atau alas pizza sesuai dengan jumlah yang tertera di alas pizza. Siswa juga diajarkan belajar membaca dengan menggabungkan dua suku kata dengan menggunakan lego. “Belajar membaca dengan mencari huruf yang hilang pada kata dengan menggunakan kartu dan menyusun abjad dari A sampai Z dengan menggunakan media kotak dus minuman dan stik es krim,” tambah Rusliah.

Menurut Rusliah, anak-anak akan senang dan lebih mudah mengerjakan tugas yang terselip disetiap permainan karena menggunakan media yang kongkrit. Sehingga anak tidak merasa sedang belajar, dia akan mengira sedang bermain. “Media harus yang menarik sehingga semua siswa-siswa memiliki keinginan ingin mencoba permainan satu dan lainnya tanpa bosan,” tuturnya.

omob tk

OMOB Tradisikan Siswa Gemar Membaca

By | Berita Kegiatan, Berita Umum, Smart Program | No Comments

TUGU – Membaca adalah kegiatan yang sangat mudah untuk melakukannya namun sulit untuk membiasakannya. Kebiasaan membaca belum membudaya pada masyarakat, khususnya dikalangan pelajar. Kegemaran membaca bukanlah faktor keturunan. Kegemaran membaca dapat diperoleh melalui pembiasaan atau latihan yang berkelanjutan. Para pelajar belum merasakan kegiatan membaca sebagai suatu kebutuhan mereka masih merasakan membaca sebagi suatu kewajiban.

Untuk menumbuhkan minat baca yang tinggi kepada generasi belia, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri menggaungkan dan menjadikan program One Month One Book (OMOB) sebagai program unggulan. Terlebih lagi, anak usia dini merupakan titik awal untuk membuatkan kebiasaan membaca sejak dini.

Untuk itulah, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri mengarahkan anak-anak didiknya untuk terbiasa membaca buku melalui OMOB. Program OMOB diberlakukan disemua level, termasuk level TK Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri.

Program OMOB di TKIT Nurul Fikri sendiri dijalankan sebanyak dua kali dalam seminggu yakni tiap Rabu dan Kamis. Para siswa didampingi oleh guru wali kelas masing-masing dengan tujuan untuk memberi contoh kepada siswanya. Agar siswa tidak hanya mendengar anjuran dan perintah dari guru agar selalu membaca, tetapi siswa sendiri melihat dan yakin bahwa guru mereka memang gemar membaca tidak hanya sekedar gemar menyuruh membaca.

Untuk mengatasi rendahnya minat baca pada siswa, SIT Nurul Fikri membekali jumlah dan keberagaman jumlah dan jenis buku di setiap perpustakaan dengan memperkaya khazanah dan buku-buku yang menarik dan bermanfaat untuk meningkatkan minat siswa dalam membudayakan gemar membaca.

amt tk

Bermain Sambil Belajar Menanam Padi

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

BOGOR – Pembentukan karakter anak usia dini merupakan hal yang sangat mendasar, hal itu bisa diwujudkan dengan berbagai kegiatan diantaranya ialah Out of Boundarries (Outbound). Kegiatan belajar di alam terbuka seperti outbound bermanfaat untuk meningkatkan keberanian dalam bertindak maupun berpendapat. Kegiatan ini membentuk pola pikir yang kreatif, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. Kegiatan ini juga akan menambah pengalaman hidup seseorang menuju sebuah pendewasaan diri.

Untuk mewujudkan hal tersebut, TK Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri mengadakan outbound untuk siswa-siswi Level TK B ke Yayasan Pelita Ilmu, Ciseeng, Bogor pada Rabu (8/2/2017). Disini siswa diajarkan ketangkasan seperti menangkap ikan mas, berjalan di seutas tali, naik rakit menyusuri danau hingga meluncur dengan flying fox sejauh 100 meter diatas danau.

Tidak hanya itu, siswa ini juga menikmati sensasi naik kerbau saat membajak sawah, menanam padi, panen padi, tumbuk padi, hingga praktek cara pengolahan kompos. Mereka juga diajarkan memerah susu sapi. “Kegiatan ini untuk mempersiapkan anak usia dini menjadi anak yang berkarakter berani, percaya diri dan mandiri. Juga untuk mempersiapkan anak usia dini yang kuat fisiknya,” ujar Penanggung Jawab Kegiatan, Noor Fathurrochmi, S.Pd.I.

Pengalaman dalam kegiatan outbound memberikan masukan yang positif dalam perkembangan kedewasaan seseorang. Pengalaman itu mulai dari pembentukan kelompok. Kemudian setiap kelompok akan menghadapi bagaimana cara berkerja sama. Bersama-sama mengambil keputusan dan keberanian untuk mengambil risiko. Setiap kelompok akan menghadapi tantangan dalam memikul tanggung yang harus dilalui.

tk puzzle

Cara Ini Bantu Anak Mengembangkan Kemampuan Motorik

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

www.parenting.co.id – Tahukah Mama bahwa sebelum masuk sekolah, anak-anak sebaiknya sudah memiliki ciri-ciri siap sekolah? Salah satu ciri anak siap sekolah yaitu anak sudah menunjukkan perkembangan kemampuan motorik kasar dan motorik halus yang mumpuni.

Untuk mengoptimalkan perkembangan motorik kasar dan motorik halus anak, Mama perlu memberikan stimulasi-stimulasi kepadanya. Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar, sebagian besar atau seluruh anggota tubuh anak. Contohnya, kemampuan duduk, menendang, berlari, atau naik turun tangga.

Sedangkan motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fi sik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata-tangan. Saraf motorik halus ini dapat dilatih melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti menggunting kertas. Kegiatan memegang dan menggerakkan gunting penting untuk melatih otot yang akan digunakan untuk menulis.

Selain itu, Mama juga bisa mengajak anak melipat kertas origami menjadi bentuk persegi panjang, segitiga, dan bentuk-bentuk lainnya. Aktivitas ini pun bisa memperkuat otot-otot telapak dan jari tangan anak yang dibutuhkan untuk memegang dan menggerakkan pensil.

Kegiatan lain yang tak kalah menarik untuk mengoptimalkan kemampuan motorik halus anak yaitu bermain puzzle. Aktivitas ini melatih aspek visual-motor dan melibatkan imajinasi yang diperlukan anak dalam kegiatan menggambar. Berikan puzzle sederhana terdiri dari beberapa potongan besar terlebih dahulu. Kalau dia sudah cukup mahir, bisa berikan puzzle yang lebih banyak kepingannya. Biarkan anak mencoba mengutip sendiri kepingan puzzle, mencari susunannya, dan menempelkannya di posisi yang tepat.

Agar bersemangat, pilihkan puzzle dengan gambar-gambar karakter kesukaannya. Diharapkan, saat menjelang masuk sekolah dasar, anak sudah dipersiapkan keterampilan motorik halusnya, sehingga saat tiba masanya, dia tidak menghadapi kendala berarti.

Sumber: www.parenting.co.id

logo-nf-peduli

Ayo, Donasi Untuk Gempa Aceh

By | Berita Umum | No Comments
DEPOK – Lembaga Kemanusiaan Nurul Fikri Peduli atau disingkat NF Peduli membuka kesempatan bagi semua pihak memberikan sumbangan untuk membantu korban bencana gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh yang berkekuatan 6,4 Skala Rihcter (SR) pada Rabu, 7 Desember 2016.
Meski tak berpotensi tsunami, bencana yang terjadi sekitar pukul 05.03 WIB ini merobohkan sejumlah bangunan dan menelan puluhan korban jiwa. “Kami mengajak semua pihak untuk turut membantu meringankan beban para korban dengan mengirimkan donasi melalui rekening NF Peduli,” kata Sulamul Munawaroh, Kepala Bidang Dakwah Sosial Nurul Fikri.
Donasi berupa uang dapat ditransfer ke rekening Bank Syariah Mandiri 700.033.7198 atas nama Yayasan YP NF qq Peduli Pendidikan. “Mohon SMS (Short Message Service) kami untuk konfirmasi donasi ke nomor 0857 8111 6780, tutur Toto selaku tim penggalang dana NF Peduli.
Dana sementara yang sudah terkumpul dari keluarga besar SIT Nurul Fikri yakni, TKIT Nurul Fikri sebanyak 5.972.500, SDIT Nurul Fikri Rp. 24.821.100, SMPIT Nurul Fikri sebesar 2.217.000, SMAIT Nurul Fikri 6.507.500 dan pegawai SIT Nurul Fikri sejumlah 819.000.
Sementara itu dari pihak masyarakat yaitu melalui Bank Syariah Mandiri sebanyak 2.200.000, infak umum Rp. 5.005.900. Komite SDIT Nurul Fikri sebesar 13.150.000, Komite SMPIT Nurul Fikri 11.512.000, total dana yang terkumpul per tanggal 19 Desember 2016 sebesar Rp. 72.205.000. Bantuan dari para donatur akan diberikan langsung ke lokasi korban gempa Aceh oleh tim NF Peduli.
maulid-tk

TKIT Nurul Fikri Peringati Maulid Nabi

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU – Banyak cara untuk mengajarkan anak usia dini tentang para nabi dan rasul, salah satunya dengan mengadakan peringatan kelahiran nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wasallam dalam bentuk kegiatan keagamaan di TKIT Nurul Fikri, Jumat (16/12/2016).

Dengan tema “Kami Sayang Rasulullah” diramaikan dengan kegiatan lomba tahfizh surat At-Takatsur untuk level A, surat An-Naas untuk level Play Ground (PG), dan surat Adh-Dhuha untuk Level B. “Ada juga lomba asmaul Husna per kelompok dan lomba nasyid pemimpin dunia, lomba diadakan ditiap level dengan jurinya dari komite sekolah,” ucap Humas TKIT Nurul Fikri, Nurul Octariningsih.

Kegiatan ini bertujuan untuk menambah kecintaan anak-anak pada sosok panutan umat Islam yaitu Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam dengan meneladani akhlaknya.

nfpeduli

NF Peduli Kirimkan Bantuan Untuk Rohingya

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

DEPOK – Nurul Fikri Peduli atau NF Peduli mengirimkan bantuan bagi warga Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar, yang sedang dilanda krisis kemanuasiaan melalui Tim bantuan Indonesia lewat Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU). Sekitar 30.000 orang etnis Rohingya harus mengungsi di utara propinsi Rakhine, Myanmar sejak operasi militer dimulai 9 Oktober lalu. Sementara lebih dari 150.000 orang membutuhkan bantuan makanan, 3000 anak diantaranya yang saat ini menderita malnutrisi terhenti pengobatannya, dan 30-50% diantaranya terancam kematian.

Bantuan yang diberikan adalah uang sebesar 30.580.000 rupiah. Penyerahan donasi dari para donatur Keluarga Besar Nurul Fikri diberikan langsung kepada Lembaga Kemanusiaan Nasional, PKPU, pada Selasa (13/12/2016) di Rumah Peduli Nurul Fikri, Jalan Setu Indah, No. 09, Tugu, Cimanggis, Depok.

“Donasi diberikan oleh siswa-siswi, orang tua, dan pegawai Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri,” ucap Tim Donasi, toto Gifari. Penggalangan dana untuk peduli Rohingya terkumpul dari unit TKIT Nurul Fikri sebesar 9.710.000, SDIT Nurul Fikri sebanyak 17. 912.000, SMPIT Nurul Fikri ssejumlah 1.469.600, SMAIT Nurul Fikri  sebesar 1.484.000, dan infak dari masyarakat umum sebesar 4.400 rupiah.

matriks tk

Di SIT Nurul Fikri Masa Orientasi Siswa Diganti Dengan MATRIKS

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU – Menyambut tahun pelajaran baru 2016/2017, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri menerapkan Masa Ta’rif (perkenalan) dan Kepemimpinan Siswa Baru atau Matriks untuk mengganti kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) selama sepekan di lingkungan SIT Nurul Fikri.

Melalui peraturan baru oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yakni Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) Bagi Siswa Baru, MOS sudah dihapuskan dan dilarang untuk dilakukan kembali.

Matriks dimulai sejak 1 sampai 5 Agustus. Mulai dari level TK, SD, SMP sampai SMA. Matriks merupakan rangkaian pengenalan sekolah, seperti program sekolah, pengenalan guru-guru, fasilitas sekolah, dan kegiatan ekstra kurikuler. Sementara Matriks di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu lebih unik dibanding dengan level lain, seperti SD, SMP, dan SMA Islam Terpadu Nurul Fikri.

Untuk di level TK, selain pengenalan sekolah, guru, dan teman kegiatan matriks diakhiri dengan keterampilan yang dibina oleh para guru. Seperti hari ini, siswa diajarkan membuat boneka kelinci kertas, wayang, dan lain-lain.

Informasi Masuk Siswa-siswi SIT Nurul Fikri Tahun Ajaran 2016/2017

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

Semua siswa-siswi Nurul Fikri mulai dari TK, SD, SMP dan SMA masuk belajar tahun ajaran baru 2016/2017 mulai pada 01 Agustus 2016. Berikut penjelasannya:
1. TKIT NURUL FIKRI
MATRIKS/MOS : 01 – 05 Agustus 2016 pukul 07.30 – 10.00 wib

2. SDIT NURUL FIKRI
MATRIKS.MOS :
a. 01 Agustus pukul 07.15 – 10.00 wib
b. 02 – 05 Agustus pukul 07.15 – 14.00 wib

3. SMP
a. Briefing MATRIKS/MOS : 27 Juli 2016, pukul 09.00 – 11.00 wib di Indoor Sport
b. MATRIKS/MOS : 01 – 05 Agustus 2016 pukul 07.00 – 15.00 wib

4. SMA
a. Briefing MATRUKS/MOS : 29 Juli 2016 pukul 07.00 – 09.30 wib di Masjid Ulun Nuha SMAIT NURUL FIKRI menggunakan seragam hari jumat SMP masing-masing
b. MATRIKS/MOS : 01 – 04 Agustus 2016 pukul 06.00 – 16.00 wib

MATRIKS adalah Masa Ta’rif dan Kepemimpinan Siswa atau lebih dikenal dengan nama Masa Orientasi Siswa Baru (MOS)

Info lengkap, silahkan sms/wa/tlp ke:
0822 1133 3434
www.psb.nurulfikri.sch.id

kbm tk ramadan

Inilah Kegiatan Siswa TKIT Nurul Fikri Selama Ramadan

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU – Tahun pelajaran 2015-2016 baju saja selesai. Kegaiatan belajar pun tetap berjalan walaupun sudah memasuki bulan puasa, Ramadan, siswa-siswi Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri tetap bersekolah sampai dengan 24 Juni 2016. Siswa masuk sekolah hanya dua pekan saja.

Kegiatan selama sekolah pun dibebaskan, siswa diperbolehkan membaca buku di perpustakaan, bermain dengan teman-temannya yang tetap dalam pengawasan para gurunya. “Kegiatan selama ramadan, siswa banyak melakukan aktivitas diluar kegiatan belajar mengajar seperti biasanya, seperti bermain rebana (musik), baca buku, dan lain-lain,” ucap Nining.

Tidak hanya melakukan kegiatan tersebut, tutur Humas TKIT Nurul Fikri, sekolah juga mengundang orang tua siswa untuk memberikan kesempatan orang tua siswa berkomunikasi dengan siswa dengan melakukan kreatifitas. “Kami mengundang orang tua siswa untuk melakukan kreasi di kelas, jadi orang tua tersebut yang memberikan ilmu seperti mencat ukiran ikan, dan lain-lain,” pungkasnya.