Headline News
Untitled-1

Mengenalkan Profesi Melalui Puncak Tema

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

DEPOK – Mengenalkan beragam profesi kepada anak bisa melalui pembelajaran. Terkait hal itu, TK Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri menggelar acara puncak tema profesi di sekolah, Jumat (19/10). Dengan mendatangkan tiga narasumber seperti dokter, perawat, dan insinyur diperkenalkan kepada para siswa level PG ini.

“Profesi itu sendiri merupakan cita-cita. Jadi, tujuannya untuk bisa mengarahkan mereka memilih pada suatu saat nanti mau profesi apa? Tentunya profesi yang halal, baik, dan yang bisa memberikan kontribusi kepada bangsa ini untuk jauh lebih baik,” kata Kepala Sekolah, Muji Rahayu.

Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan kepada mereka gambaran tentang profesi dan bagaimana cara meraihnya disambut antusias oleh para siswa dan orang tua murid. “Mereka sangat senang sekali, karena selain mendatangkan narasumber mereka juga mengenakan baju profesi, semoga memberikan frame positif kepada mereka,” lanjut Muji.

Hal yang sama pun disampaikan oleh orang tua siswa, Desi Rahmawati, menurut dia kegiatan ini sangat bagus. “Bagus banget dan anak saya excited banget. Jadi beli baju profesinya seminggu yang lalu tapi setiap hari selalu tanya kapan pakai baju ini?,” terang Desi orang tua dari Aulia Bilqis Rizqul Husna dan Arfa Saddam Rahmatul Karim.

Kata Desi dengan adanya kegiatan ini anak-anak jadi lebih tahu banyak tentang beragam profesi yang ada. “Saya tanamkan pada anak saya, apapun profesimu nanti yang penting kamu jadi anak baik, soleh, pintar, dan berguna bagi orang-orang sekitar,” seru Desi.

kurban

SIT Nurul Fikri Sembelih 72 Hewan Ternak Kurban

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU – Sudah menjadi agenda setiap hari raya Idul Adha, SIT Nurul Fikri berkurban. Pada Idul Adha 1439 H tahun ini, sebanyak 12 ekor sapi dan 60 ekor kambing disembelih. Pemotongan kurban dilakukan di empat tempat seperti TK, SD, SMP, dan SMA Islam Terpadu, Rabu (22/8/2018).

Selama proses pemotongan, para kepala sekolah unit masing-masing bersama guru dan dibantu para karyawan memotong 72 hewan ternak tersebut. Namun, siswa juga diajarkan bagaimana teknik penyembelihan hewan yang syari mulai dari menjatuhkan hewan kurban hingga teknik menguliti kulit.

Sebanyak 1.950 paket daging didistribusikan ke guru dan karyawan SIT Nurul Fikri, para donatur hewan kurban, dan warga di lingkungan Tugu, Cimanggis, Depok. “Untuk di SD, guru dan karyawan kami bagikan daging kurban seberat 1,5 kilogram per bungkus sementara untuk masyarakat seberat 1 kilogram per bungkus,” ucap Penanggung Jawab Panitia Kurban SDIT Nurul Fikri, Eko Anwar.

Hewan kurban ini merupakan hasil dari donatur para orang tua siswa, guru, dan karyawan SIT Nurul Fikri. Tahun ini terjadi peningkatan partisipan kurban. Dari total 45 ekor hewan ternak tahun lalu, kini naik menjadi 72 ekor hewan ternak.

Untitled-1

SIT Nurul Fikri Gelar Upacara Bendera 17 Agustus di Tiga Tempat

By | Berita Umum | No Comments

TUGU – Menyambut HUT RI ke-73, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri serentak menggelar upacara di tiga tempat, Jumat, 17 Agustus 2018. Upacara yang dimulai pukul 07.00 dilaksanakan di masing-masing unit seperti, SD, SMP dan SMA.

Prosesi upacara bendera merah putih yang digelar di SDIT Nurul Fikri berjalan dengan lancar. Upacara dipimpin oleh Fathonah Januwiyati sebagai Kepala Sekolah dan dikomandani oleh Fauzi selaku guru SD.

Selain siswa, upacara juga dihadiri para guru SD, guru TK, dan karyawan bidang yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Pemberdayaan Umat (YPPU) Nurul Fikri. Sementara di unit SMP dan SMA hanya dihadiri guru dan siswa unit masing-masing.

“17 Agustus adalah hari istimewa untuk rakyat Indonesia, tentu saja Nurul Fikri sebagai sekolah berkomitmen untuk menanam nilai-nilai nasionalisme perjuangan dan semangat pahlawan kepada seluruh elemen yang ada di SIT Nurul Fikri,” ucap Rahmat S Syehani, Direktur SIT Nurul Fikri, Jumat (17/8/2018).

Menurut Rahmat bentuk dukungan yang berkenaan dengan nasionalisme seperti merayakan hari kemerderkaan RI adalah salah satu bentuk kecintaan kepada NKRI. “Kegiatan upacara bendera ini bersifat wajib untuk seluruh guru dan pegawai di SIT Nurul Fikri,” jelas Rahmat.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, usai kegiatan upacara bendera dilanjutkan dengan berbagai perlombaan untuk para siswa, diantaranya tanding basket, lomba makan kerupuk, balap karung, lomba puisi, lomba video, tarik tambang, dan masih banyak lagi.

Untitled-1

Siswa TK Gelar Upacara Peringati HUT RI ke-73

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU – Tak mau kalah dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 73, ratusan siswa Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri mengikuti upacara bendera di halaman sekolah dan juga menggelar berbagai lomba, Kamis, 16 Agustus 2018 di Jalan H. Rijin No.100, Tugu, Cimanggis, Depok.

Upacara dimulai pukul 08.00 pagi yang dikomandani oleh Khalif Rakai Muhammad, siswa TK B berjalan dengan lancar. Seluruh petugas upacara kompak memakai busana yang seragam.

“Hari ini TKIT Nurul Fikri mengadakan upacara bendera dan lomba menyambut HUT RI ke-73 dengan harapan agar mereka dapat mengisi hari kemerdekaan dengan hal-hal yang positif, bangga terhadap Indonesia sebagai negara dan juga menambahkan rasa cinta pada negeri ini,” jelas Muji Rahayu, Kepala Sekolah, Kamis (16/8/2018).

Upacara dan lomba sengaja digelar hari ini dengan tujuan agar para siswa ini bisa ikut memeriahkan HUT RI dengan teman-teman di lingkungan rumahnya. “Semoga kelak mereka dewasa nanti terus tumbuh kepemimpinan agar mereka bisa memperbaiki dan menjaga Indonesia lebih baik lagi,” kata Muji.

Komandan upacara melaksanakan tugas dengan baik, meski usia mereka masih sangat muda. Pembacaan Teks Pancasila telah hapal dengan lancar, begitu pula dengan lagu-lagu nasional, 155 siswa yang mengikuti upacara pun juga hapal.

Acara yang selalu digelar tiap tahun ini menggelar macam-macam lomba, seperti menyusun puzzle,
berjalan membawa kelereng, mewarnai gambar, memakai kaos kaki, dan lomba mengambil bola merah putih.

omob tk

Siswa TKIT Nurul Fikri Ramaikan Opening OMOB

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU – Kebiasaan membaca dapat meningkatkan kemampuan otak. Membaca membuat kita mampu untuk berpikir cerdas. Menjadikan kegiatan membaca sebagai kebiasaan atau kebutuhan primer. Karena itu TK Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri meluncurkan kembali One Month One Book (OMOB) pada Kamis (2/8/2018) di Jalan Haji Rijin, Tugu, Cimanggis, Depok.

Budaya literasi ini merupakan program unggulan yang sudah lama diterapkan di SIT Nurul Fikri. Mulai dari level TK sampai SMA. DI TKIT Nurul Fikri, opening OMOB dibuka dengan menerbangkan balon warna warni yang bertuliskan Opening OMOB dan TKIT Nurul Fikri.

“Jadi, kalau balon ini kita terbangkan maka program OMOB sudah aktif untuk satu tahun ajaran ke depan. Mari kita hitung, satu, dua, tiga,” ucap Kepala Sekolah, Muji Rahayu, saat memberikan instruksi kepada dua guru kelas yang akan menggunting tali balon.

Suasana gembira pun tak terelakkan, para siswa bertepuk tangan da bersorak gembira saat balon-balon mulai naik ke langit. Setelah itu, tiga siswa yang dipilih oleh guru mulai melakukan tugasnya mengayuh sepeda yang bertuliskan OMOBERS. Mereka berkeliling di sekitar lobi untuk mempromosikan beberapa buku kepada teman dan adik kelasnya.

Usai mendapatkan buku, semua para siswa-siswi mulai disibukkan membaca yang didampingi para gurunya. Acara ditutup dengan menggantungkan memo yang bertuliskan nama siswa dan buku yang dibaca di pohon literasi.

akreditasi

Tim Asesor BAN-PAUD Kunjungi Sekolah Nurul Fikri

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU – Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (BAN-PAUD) Provinsi Jawa Barat melakukan visitasi di TK Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri, Jalan H. Rijin No.100, Tugu, Cimanggis, Depok pada Jumat (20/7/2018).

Tim Asesor diterima langsung oleh Direktur Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri, Rahmat Syehani dan Kepala Sekolah TKIT Nurul Fikri, Muji Rahayu. Selain itu turut hadir pula Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum TKIT Nurul Fikri, Nurul Octariningsih beserta komite sekolah. Adapun tim Asesor yang hadir adalah Darmaji, S.Pd., M.Pd. dan Noer Widyasturi, S.Si.

“Ini merupakan akreditasi kedua bagi kami. Sebagai institusi pendidikan swasta, TKIT Nurul Fikri tetap harus menginduk pada payung pemerintah,” ucap Rahmat dalam sambutannya. Pada akreditasi yang sebelumnya TKIT Nurul Fikri memperoleh nilai akreditasi A.

Rahmat menambahkan, sebagai sekolah swasta TKIT Nurul Fikri memiliki keunikan tersendiri diantaranya adanya program tahfidz quran dan budaya riset untuk usia dini. Meskipun demikian sebagai bentuk pertanggungjawaban publik maka TKIT Nurul Fikri memerlukan pengakuan dan standardisasi dari pemerintah misalnya dalam bentuk akreditasi.

“Mudah-mudah Nurul Fikri bisa memberikan kontribusi lebih bagi dunia pendidikan terutama di masyarakat, Indonesia dan juga kepada Islam. Tentunya kami butuh bantuan dan dorongan dari pemerintah,” tutup Rahmat.

Sementara itu, Darmaji, S.Pd., M.Pd. mengapresiasikan sambutan dari TKIT Nurul Fikri. “Sambutan luar biasa bagi saya, untuk kedepannya mohon maaf kalau nanti kami melakukan dokumentasi disaat kegiatan belajar mengajar berlangsung terkait untuk bahan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi,” tutur Darmaji.

Ia pun berharap visitasi ini bermanfaat untuk menambah pembendaharaan tentang Paud. “Banyak hal yang kami dapatkan dari visitasi, mudah-mudahan proses akreditasi ini berjalan lancar dan dengan hasil memuaskan sesuai dengan harapan semuanya,” tutupnya.

Pesantren Kilat Libatkan Orang Tua Siswa

By | Berita Umum | No Comments

TUGU – Di bulan puasa kebanyakan sekolah pasti melaksanakan kegiatan pesantren Ramadan atau yang lebih dikenal dengan pesantren kilat (sanlat). Tak terkecuali yang dilakukan TK Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri yang sudah berjalan sejak Senin (21/5) lalu.

Kegiatan tersebut rutin dilakukan TKIT Nurul Fikri dengan tujuan untuk menambahkan kecintaan pada Allah SWT. Di mana, berisi konten-konten kegiatan yang membuat siswa menyenangkan ketika berpuasa.

“Anak-anak berlatih puasa selama di sekolah. Untuk membuat mereka tetap senang dan tidak lelah maka dari itu kami isi dengan berbagai kegiatan,” kata penanggung jawab kegiatan, Nurul Octariningsih kepada Radar Depok, kemarin (24/5).

Nurul menuturkan, selama bulan puasa kegiatan belajar mengajar (KBM) diisi dengan kegiatan ibadah, sejak pukul 07:15 hingga 10:00. Di antaranya, membaca iqro dengan metode nurul bayan, tahfiz dan murojaah, hafalan hadis, dan doa-doa.

“Ada penambahan kegiatan inti yang setiap harinya selalu berbeda. Diantaranya, menonton film tentang puasa, mendengarkan dongeng, orang tua bercerita, dan membuat keterampilan,” tuturnya.

Dalam kegiatan Ramadan, TKIT Nurul Fikri melibatkan peran orangtua siswa. Hal tersebut dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dengan sekolah dan antar orangtua siswa lainnya.

“Dalam ranah pendidikan di sekolah, salah satu kerjasamanya adalah dengan orangtua baik dalam mendidik dan mengasuh. Untuk itu kegiatan di sekolah pun mereka harus diikutsertakan agar bersinergi,” tutup Nurul. (san*)

Sumber: Koran Radar Depok, 25 Mei 2018

Siswa TKIT Nurul Fikri Ikut Safari Ramadhan 1439 H

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU –  Sekolah Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri mengadakan berbagai kegiatan selama sepekan Ramadhan. Semua level mulai dari level daycare sampai level PG B turut mengikuti kegiatan tersebut.

Penanggung jawab kegiatan, Nurul Octariningsih menuturkan, kegiatan ini untuk menambahkan kecintaan pada Allah dan Rasul-Nya dan juga memberikan suasana yang menyenangkan ketika berpuasa.

“Melatih kesabaran, menumbuhkan empati kepada sesama, dan juga menjalin kerjasama dengan orang tua dalam memberikan alternatif kegiatan untuk siswa,” ujar Nurul yang juga menjabat Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum (Wakakur).

Program ramadhan anak ini rutin dilakukan tiap tahun. Namun untuk kegiatannya bisa berubahubah dan variatif tergantung dari penanggung jawab kegiatan.

Kegiatan berlangsung selama lima hari sejak 21-25 Mei 2018 ini juga ikut melibatkan orang tua siswa sebagai narasumber ataupun penonton. Berikut kegiatan inti selama lima hari ialah di hari Senin menonton film tentang puasa, Selasa membuat keterampilan atau mendengarkan orang tua bercerita, Rabu mendengarkan dongeng dari Kak Oki, Kamis keterampilan membuat kartu lebaran, dan terakhir Jumat pembagian hadiah puasa.

“Anak-anak masuk pukul 07.15 wib, pertama membaca nurul bayan sampai jam 08.00 wib, dilanjutkan program tahfidz dan murajaah Alquran, hafalan hadits dan doa, setelah itu kegiatan inti sampai pukul 09.45 dan penutupan sampai pukul 10.00 wib,” tutupnya.

puncak tema

Puncak Tema Profesi di TKIT Nurul Fikri

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU – Banyak cara untuk mengenalkan cita-cita kepada siswa. Salah satunya dengan mendatangkan narasumber profesi ke sekolah. Hal inilah yang dilakukan TK Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri untuk mengenalkan berbagai macam profesi pekerjaan.

Sebanyak lima narasumber hadir dengan berbagai profesi. kelima narasumber tersebut merupakan orang tua siswa, seperti dokter umum, dokter kandungan, terapis, arsitek, dan koki pada Jumat (23/2/2018).

Siswanya pun diwajibkan memakai seragam profesi yang diminati. ada yang berpakaian pilot, pendakwah, polisi, tentara, astronot, dokter, koki, arsitek, atlet, pemadam kebakaran dan masih banyak lagi. Kegiatan yang ditujukan untuk siswa level A dan B ini bertujuan untuk memberi penguatan sikap, pengetahuan, dan keterampilan kepada anak.

“Biar semangat belajar untuk mewujudkan cita-citanya,” kata penanggung jawab kegiatan, Nurul Octariningsih, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum (wakakur) TKIT Nurul Fikri. Siswa dengan semangat mendengar para narasumber saat mempresentasikan profesi mereka dengan banyak pertanyaan.

tanam 1

Siswa TKIT Nurul Fikri Bercocok Tanam

By | Berita Kegiatan, Berita Umum | No Comments

TUGU – Keseruan yang dirasakan oleh para siswa-siswi TK Islam Terpadu (TKIT) Nurul Fikri dalam kegiatan menanam tanaman tampak terlihat di wajah mereka antusias dan kegembiraan dikala memasukkan pupuk humus ke dalam pot.

Kegiatan menanam tanaman ini merupakan puncak tema yang bertujuan untuk mengenalkan bagian-bagian tanaman, cara menanam dan merawat tanaman dengan melakukan praktek secara langsung menanam tanaman hias.

Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nurul Octariningsih, kegiatan ini untuk memberikan pelajaran yang lebih bermakna. “Kegiatan puncak tema harus bersifat menggembirakan, penguatan sikap, pengetahuan dan keterampilan kepada anak tentang tema yang sedang dipelajari,” ucap Nurul, Jumat (26/1/2018).